BISA-Kota Bima (30/10), Boarding School MTsN 1 Kota Bima kembali mengadakan seminar Internasional dengan mendatangkan Founder of Harapan Project. Bule yang memiliki nama lengkap Carlos Ferandiz bahkan sudah tampil di beberapa acara TV nasional seperti “Kick Andy”. Kepala Sekolah bapak Abdul Gani, S.Ag mengaku senang dan bangga atas program-program yang dicanangkan oleh para pembina Boarding School MTsN 1 Kota Bima yang visioner. “Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini dapat dikembangkan lagi, dan para santri saya harap bisa belajar dengan serius. Karena narasumber yang diundang tidak main-main, beliau orang spanyol”. Imbuhnya. Dipandu oleh Mr. Isbah, M.ed selaku moderator, acara seminar diawali dengan games dan yel-yel yang menambah semangat para santri.

Kiprah Mr. Carlos dalam dunia literasi telah mengedukasi setidaknya 800 orang di 3 sekolah di wilayah Lakey – Kabupaten Dompu. Project besarnya dalam upaya mencerdaskan anak-anak Indonesia rupanya menjadi daya tarik tersendiri. Ia menegaskan biasanya bule lebih banyak mendominasi beberapa pulau wisata seperti Bali dan Lombok. Maka dari itu, ia ingin menebarkan kebaikan di daerah yang tidak begitu dilirik oleh wisatawan mancanegara.

Pembina Boarding School lewat ustadzah Titik Nurhidayati, S.Pd.I mengaku, ide mengundang Mr. Carlos menjadi narasumber di boarding school tidak lain agar para santri memiliki motivasi untuk membiasakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Disamping itu talentanya yang juga menguasai bahasa Spanyol dan Indonesia akan sangat berguna dalam memudahkan tercapainya tujuan belajar yang diinginkan. “karena beliau bule yang memiliki yayasan pendidikan. Harapannya anak-anak termotivasi untuk menggunakan bahasa Inggris sehari-harilah setidaknya”, tutupnya.

Di akhir acara dilakukan serah terima sertifikat dan oleh-oleh khas Bima oleh Thaury Maftuhah, S.Ag untuk mewakili kepala sekolah. Tidak lupa untuk menghibur para santri, Mr. Carlos juga turut menyanyikan lagu daerah Bima berjudul “Pasapu Monca”. Nuansa kebimaan tetiba begitu kental, para santri lantas ikut bernyanyi seolah sedang ikut dalam sebuah konser.

Antusiasme para santri yang begitu tinggi dan tak ingin usai lantas meminta bule yang menghabiskan 16 tahun di Indonesia ini untuk mengajari mereka sedikit kalimat sapaan dalam bahasa spanyol. Kemudian ditutup dengan sesi foto bersama oleh seluruh santri dan para pembina Boarding School.

ZX-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *